Pengprov PSTI Bangka Belitung Dukung Penuh Kepengurusan PB PSTI 2025–2029

Pengprov PSTI Bangka Belitung siap menjadi bagian penting dalam menggelorakan Liga Sepak Takraw Indonesia, memperkuat regenerasi atlet, serta membangun sepak takraw yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional

MAKASSAR: Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Bangka Belitung menyatakan dukungan penuh serta komitmen satu visi terhadap kepengurusan Pengurus Besar (PB) PSTI periode 2025–2029 yang resmi dilantik di Hotel Claro Makassar, Jumat (9/1).

Bagi Pengprov PSTI Bangka Belitung, pelantikan tersebut menjadi titik awal semangat berkelanjutan dalam membangun sepak takraw Indonesia yang lebih terstruktur, profesional, dan berorientasi pada prestasi. Pengprov PSTI Babel menegaskan kesiapan untuk mengimplementasikan visi dan misi PB PSTI di tingkat daerah secara konsisten, terukur, dan berkesinambungan.

Komitmen itu diwujudkan melalui kepercayaan yang diberikan kepada tiga unsur PSTI Bangka Belitung untuk bergabung dalam kepengurusan PB PSTI. Mereka adalah Kaimudin sebagai Wakil Ketua Umum, Yovie Agustian Putra sebagai Anggota Bidang IT Database, serta Prasodjo sebagai Anggota Bidang Organisasi dan Kerja Sama. Kehadiran ketiganya diharapkan mampu memperkuat peran strategis Bangka Belitung dalam penguatan manajemen, tata kelola organisasi, serta transformasi sistem sepak takraw nasional.

Selain itu, kehadiran Sekretaris dan Bendahara Pengprov PSTI Bangka Belitung dalam rangkaian kegiatan pelantikan hingga Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB PSTI menjadi bentuk dukungan nyata dalam menyatukan langkah, menyelaraskan program, serta memastikan arah kebijakan PB PSTI dapat dijalankan hingga ke tingkat daerah.

Wakil Ketua Umum PB PSTI, Kaimudin, menegaskan kesiapan Bangka Belitung untuk berperan aktif dalam agenda besar kebangkitan sepak takraw nasional.

“Pengprov PSTI Bangka Belitung satu visi dan satu komando dengan PB PSTI. Kami siap menguatkan manajemen, mendukung kompetisi berkelanjutan, dan menggerakkan pembinaan yang berdampak langsung pada prestasi,” tegas Kaimudin.

Ia menambahkan, sinergi antara pusat dan daerah merupakan fondasi utama dalam membangun prestasi jangka panjang.

“Ketika PB dan Pengprov bergerak seirama, sepak takraw akan tumbuh kuat dari daerah dan berprestasi untuk Indonesia,” lanjutnya.

Dengan soliditas organisasi, kesatuan visi, serta komitmen bersama, Pengprov PSTI Bangka Belitung siap menjadi bagian penting dalam menggelorakan Liga Sepak Takraw Indonesia, memperkuat regenerasi atlet, serta membangun sepak takraw yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.*