Penyampaian Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu: Begini Panduan Teknisnya

Tahap pemungutan suara, laporan harus disampaikan dalam waktu 1x24 jam.

TANJUNGPANDAN: Dalam menghadapi pemilu serentak, Bawaslu Provinsi Bangka Belitung telah merilis panduan lengkap bagi masyarakat terkait cara melaporkan dugaan pelanggaran pemilu. Mulai dari definisi pelanggaran pemilu hingga cara penyampaian laporan, berikut rangkumannya:

 

Definisi Pelanggaran Pemilu dan Pihak Pelapor:

Pelanggaran pemilu mencakup pelanggaran administrasi, kode etik, tindak pidana pemilu, dan pelanggaran hukum lainnya. Siapa pun yang memiliki hak pilih, termasuk peserta pemilu dan pemantau terakreditasi Bawaslu, dapat menjadi pelapor.

 

Cara Pelaporan Dugaan Pelanggaran ke Bawaslu:

– Laporan bisa disampaikan pada setiap tahap pemilu.
– Batas waktu maksimal penyampaian laporan adalah 7 hari kerja setelah diketahui adanya dugaan pelanggaran.
– Penyampaian laporan dilakukan langsung ke Kantor Bawaslu, dengan jadwal penerimaan pada Senin-Kamis pukul 08.00-16.00 dan Jumat hingga pukul 16.30.
– Di masa tenang dan pemungutan suara, laporan harus disampaikan dalam waktu 1×24 jam.

IMG 20240214 100918

Cara Penyampaian Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu:

Laporan harus memenuhi syarat formal dan materiil:
– Syarat Formal:mencakup nama, alamat pelapor, pihak terlapor, dan waktu penyampaian maksimal 7 hari.
– Syarat Materiil: meliputi waktu dan tempat kejadian, uraian kejadian, dan bukti berupa surat, dokumen, foto, video, atau barang terkait.

Panduan ini memberikan arahan praktis bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga integritas pemilu. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan pemilu berjalan dengan lancar dan adil bagi semua pihak.*