Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Peran Orang Tua Dalam Mendukung SMK Go Global

Peran Orang Tua Dalam Mendukung SMK Go Global

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah meluncurkan Program SMK Go Global. Program SMK Go Global merupakan inisiatif nasional yang dirancang untuk menyiapkan lulusan SMK kompetitif bekerja di luar negeri melalui jalur resmi dan terstandar internasional. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) resmi menggelar Kick Off SMK Go Global, pada Rabu (26/8/2026). Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya pemerintah menyiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kompeten, tersertifikasi, dan mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Program ini melibatkan kerja sama Kementerian Pendidikan, Kementerian Tenaga Kerja, BP2MI, hingga mitra industri global. Program ini menekankan pengembangan kompetensi teknis, bahasa asing, dan sertifikasi internasional, sehingga peserta siap menghadapi tantangan dunia kerja global. Selain itu, SMK Go Global juga membangun ekosistem kolaboratif antara sekolah, industri, Balai Latihan Kerja (BLK), dan pemerintah.

Setiap tahun, ribuan lulusan SMK dituntut siap bersaing, tidak hanya di pasar kerja dalam negeri, tetapi juga di panggung global. Program SMK Go Global hadir sebagai jawaban atas tuntutan itu. Lewat penguatan kompetensi teknis, kemampuan bahasa asing, sertifikasi berstandar internasional, dan peluang magang atau kerja di luar negeri, murid SMK diharapkan menjadi tenaga terampil yang diakui dunia. Namun, program sebagus apa pun tidak akan berjalan optimal jika hanya bertumpu pada sekolah. Ada satu pihak yang sering luput dibicarakan, padahal pengaruhnya paling dekat dan paling lama dalam kehidupan murid, yaitu orang tua.

Bagi banyak keluarga,termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung gagasan anak bekerja di negeri orang menimbulkan perasaan campur aduk. Ada bangga, tetapi juga cemas. Kekhawatiran soal keselamatan, jarak, biaya, hingga anggapan bahwa “lebih baik kerja dekat rumah” sering kali membuat orang tua ragu melepas anaknya.

Kekhawatiran itu wajar. Tetapi bila dibiarkan menjadi penghalang, potensi anak bisa terhenti di depan pintu rumahnya sendiri. Restu orang tua bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan sumber keberanian bagi murid untuk mengambil kesempatan yang mungkin hanya datang sekali.

Penolakan orang tua sering lahir dari minimnya informasi, bukan dari ketidakpedulian. Karena itu, langkah pertama adalah mau belajar. Orang tua perlu mencari tahu seperti apa program ini berjalan, siapa mitra yang terlibat, bagaimana jalur dan syaratnya, serta apa perlindungan yang tersedia bagi murid. Di sinilah komunikasi dua arah dengan sekolah menjadi penting. Orang tua yang aktif bertanya, hadir dalam pertemuan sosialisasi, dan memverifikasi informasi lewat jalur resmi akan lebih tenang sekaligus terlindungi dari tawaran penempatan kerja yang tidak jelas atau berpotensi menipu. Mendukung bukan berarti menyetujui segalanya tanpa bertanya, melainkan terlibat dengan kritis dan penuh tanggung jawab.

Dukungan orang tua tidak selalu berupa uang. Justru yang paling berdampak sering kali sederhana, seperti, menumbuhkan semangat belajar bahasa asing. Anak yang dibiasakan berlatih bahasa Inggris, Jepang, Korea, atau Jerman di rumah akan lebih percaya diri. Orang tua tidak perlu fasih, cukup menemani dan menghargai prosesnya. Menanamkan disiplin dan etos kerja, ketepatan waktu, tanggung jawab, dan kemandirian adalah bekal yang sangat dihargai dunia kerja internasional, dan semuanya dibentuk pertama kali di rumah. Menyiapkan mental dan kemandirian, anak yang terbiasa mengambil keputusan kecil akan lebih tangguh saat jauh dari keluarga. Menjaga kesehatan fisik dan emosional anak, tekanan belajar dan persiapan sertifikasi bukan hal ringan. Telinga yang mau mendengar sering lebih berharga daripada nasihat panjang.

SMK Go Global adalah ikhtiar bersama. Pemerintah menyiapkan kebijakan, sekolah menyiapkan kurikulum dan pendampingan, industri membuka kesempatan, tetapi anak tetap pulang ke satu tempat yang sama setiap hari: keluarga. Di sanalah semangat dibangun atau dipadamkan.

Maka, mari kita tidak menunggu anak berangkat untuk mulai mendukung. Dukungan yang paling bermakna justru dimulai jauh sebelum itu, yaitu dengan memahami, mendampingi, dan percaya bahwa anak kita mampu melangkah jauh dan tetap pulang membawa kebanggaan.*)

.*)Penulis adalah BISMI, M.Pd.
Kepala SMK Negeri 1 Sijuk

  • person
  • visibility 39
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS dan Kemenag Belitung Tetapkan Nilai Nishab Zakat, Fitrah hingga Fidyah Tahun 2026: Ini Besarannya

    BAZNAS dan Kemenag Belitung Tetapkan Nilai Nishab Zakat, Fitrah hingga Fidyah Tahun 2026: Ini Besarannya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle sma
    • visibility 223
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Belitung bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung resmi menetapkan besaran nilai nishab dan ketentuan zakat tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Nomor 051/01/Baznas-SKB/III/2026. Ketua BAZNAS Belitung, Firmansyah, menyampaikan bahwa keputusan tersebut menjadi pedoman bagi masyarakat dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Kabupaten […]

  • 144 pelajar SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan Ikuti Ujian Sumatif Tahun pelajaran 2023

    144 pelajar SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan Ikuti Ujian Sumatif Tahun pelajaran 2023

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle sma
    • visibility 117
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: 144 pelajar SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan ikuti ujian sumatif, tahun pelajaran 2023, bagi kelas 12 SMK Yaperbel Tanjungpandan, Belitung. Ujian sumatif ini dilaksanakan 3 hingga 5 April 2023 dengan jumlah siswa yang mengikuti ujian sebanyak  144 orang. Dari 144 orang siswa-siswi terdiri dari jurusan Manajemen Bisnis dan Jurusan Akuntansi. Kepala SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan […]

  • Yuk dukung, Muhamad Hatta Kabong, Putra Belitung Wakili Babel Sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2023.

    Yuk dukung, Muhamad Hatta Kabong, Putra Belitung Wakili Babel Sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2023.

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle sma
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Ayoooooooo Dukung Muhamad Hatta Kabong,Sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2023   Asal Dari Kabupaten Belitung Mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan Cara Like Komen dan Share Pake Hastag #PemudaPelopor2023HattaKabongBabel# Terima Kasih,, #DisporaBelitung# #PemudaPeloporTingkatNasionalTahun2023# #RumahBudayaKabong#

  • Kaitan Kunjungan Wisata Literasi, Perpustakaan Daerah Kabupaten Belitung Terima Kunjungan Siswa dan siswi SMP Negeri 1 Badau.

    Kaitan Kunjungan Wisata Literasi, Perpustakaan Daerah Kabupaten Belitung Terima Kunjungan Siswa dan siswi SMP Negeri 1 Badau.

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle sma
    • visibility 46
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Hari ini Senin, 12 Juni 2023, Perpustakaan Daerah Kabupaten Belitung menerima kunjungan wisata literasi dari siswa dan siswi SMP Negeri 1 Badau. Kadin Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Ir. Arpani melalui Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan pelestarian Perpustakaan Dra. Rukmini, MA.membenarkan adanya kunjungan tersebut. Menurutnya, pihak Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung mengucapkan banyak terima […]

  • CAI Gelar Diskusi Publik “Utopiskah peran pemuda” di Joint Coffe Manggar

    CAI Gelar Diskusi Publik “Utopiskah peran pemuda” di Joint Coffe Manggar

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle sma
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MANGGAR: Pendemi Corona tak pelak membuat goyah sendi kehidupan dan membutuhkan strategi dan kebersamaan yang bisa saling menguatkan tuk melewati badai yang ada. Di lain sisi, sebentar lagi pesta demokrasi akan segera digelar… Sejauh mana penyikapan terhadap berbagai isu yang ada??? Sesi 33, CAI (Centrum Arete Institute) kembali menggelar diskusi publik dengan “Utopiskah peran pemuda”? […]

  • Meriah, Malam Puncak HUT ke-80 RI di Dusun Bebute, Terong

    Meriah, Malam Puncak HUT ke-80 RI di Dusun Bebute, Terong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle sma
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SIJUK Perayaan malam puncak HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Bebute, Desa Terong, Kecamatan Sijuk berlangsung meriah pada Selasa (2/9/2025) malam. Acara yang dipadukan dengan pembagian hadiah lomba ini sukses menghadirkan keceriaan, sorak tawa, serta alunan musik yang menyatukan warga. Sebelumnya, panitia telah menggelar beragam perlombaan tradisional sejak 17 Agustus 2025, mulai dari Gaple, […]

expand_less