TANJUNGPANDAN – Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, bersiap menggelar perayaan akbar Hari Jadi ke-175 yang akan dibuka pada Selasa (2/6/2026) pukul 14.00 WIB. Selama lima hari penuh hingga 6 Juni 2026, Lapangan Armada Desa Perawas dipastikan menjadi pusat keramaian masyarakat dalam gelaran Semarak Festival 175.
Festival yang digadang-gadang menjadi salah satu pesta rakyat terbesar di Belitung tahun ini akan menghadirkan perpaduan hiburan, budaya, kuliner, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan yang meriah.
Sorotan utama tentu tertuju pada panggung hiburan malam yang akan menghadirkan penyanyi Gynna Damara bersama New Nirwana. Penampilan mereka diprediksi menyedot ribuan penonton dari berbagai wilayah di Pulau Belitung.
Tak hanya itu, sejumlah penampil lainnya seperti Campak Ketakong, Band Gradasi, Justin’s, hingga New Stannia Band juga siap memeriahkan suasana. Perpaduan musik modern dan budaya lokal diyakini akan menciptakan atmosfer pesta rakyat yang hangat, meriah, dan penuh kebersamaan.
Namun, Semarak Festival 175 bukan sekadar ajang hiburan. Festival ini menjadi ruang pertemuan seluruh lapisan masyarakat untuk merayakan sejarah panjang Desa Perawas yang telah berdiri selama 175 tahun.
Pengunjung akan dimanjakan dengan beragam kuliner khas daerah yang disajikan pelaku UMKM lokal, pameran kerajinan tangan masyarakat, pertunjukan seni budaya dan tarian tradisional, hingga berbagai permainan rakyat yang membangkitkan nostalgia suasana kampung.
Bagi anak-anak, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan menarik seperti lomba mewarnai dan permainan tradisional. Sementara bagi pelaku usaha kecil, festival ini menjadi momentum penting untuk memperluas pasar sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa.
Kepala Desa Perawas, Yahya, mengatakan peringatan Hari Jadi ke-175 menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendorong perkembangan potensi ekonomi lokal.
“Perayaan Hari Jadi Desa Perawas ke-175 ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bentuk kebersamaan dan semangat masyarakat dalam melestarikan budaya serta mendukung potensi lokal,” ujarnya.
Semangat kebersamaan tersebut terlihat dari keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menyukseskan festival. Mulai dari warga desa, pemuda, panitia pelaksana, pelaku UMKM hingga berbagai pihak sponsor dan instansi yang memberikan dukungan.
Ketua Panitia Pelaksana, Kamaludin, memastikan seluruh persiapan kegiatan hampir rampung dan siap dilaksanakan sesuai jadwal.
“Sudah siap,” ujarnya singkat saat dihubungi, Jumat (22/5/2026).
Kesuksesan festival ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya PT Timah, Ir. H. Darmansyah Husein, Hotel Santika, PLN, Sunisel Babel, PT Foresta Lestari Dwikarya, CV Belitung Artha Mandiri, UPT Puskesmas Perawas, serta sejumlah media partner.
Bagi masyarakat Perawas, usia 175 tahun bukan sekadar angka. Di balik perjalanan panjang tersebut tersimpan sejarah, perjuangan, dan identitas budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Karena itu, Semarak Festival 175 menjadi lebih dari sekadar pesta hiburan. Festival ini merupakan perayaan akar budaya, kebanggaan masyarakat, dan simbol semangat gotong royong yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman.*



















