SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 8 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN — SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan terus memperkuat pendidikan karakter siswa melalui berbagai program pembiasaan keagamaan. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial.
Salah satu pembiasaan yang rutin dilakukan yakni pelaksanaan salat Dhuha dan tadarus Al-Qur’an selama 10 menit setelah kegiatan belajar mengajar (KBM). Kegiatan tersebut diikuti para seluruh siswa kelas X, XI,XII di SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan.
Program keagamaan yang diterapkan sekolah tidak hanya sebatas salat Dhuha dan tadarus. Para siswa juga mendapatkan pembinaan untuk menghafal Juz 30, latihan tausiyah, serta pembiasaan berbicara di depan orang ramai.
Selain itu, siswa juga dibekali dengan berbagai keterampilan keagamaan yang erat dengan kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat Belitung. Di antaranya latihan menjadi Bilal Jumat, membaca sholawat, pembinaan memimpin tahlilan, tata cara penyembelihan hewan secara halal, hingga latihan memimpin salat jenazah.

Guru Pendidikan Agama Islam SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan, Drs. Huniyadi Bellia, yang juga Ketua Yayasan Perguruan Belitung 17, mengatakan berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah membiasakan siswa menjalankan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk mendidik anak-anak agar terbiasa memperkuat keimanan kepada Allah SWT serta menjaga perilaku dengan baik,” ujar Huniyadi.
.
Menurutnya, pendidikan agama tidak cukup hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas. Siswa juga perlu diberikan pengalaman dan pembiasaan agar mampu menerapkan nilai-nilai agama ketika berada di tengah masyarakat.
Karena itu, berbagai latihan keagamaan yang diberikan di sekolah diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa ketika mereka terjun dan berinteraksi dengan masyarakat.
“Harapannya, anak-anak bukan hanya memahami ilmu agama secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa sebagai generasi Muslim dan Muslimah yang memiliki kepribadian baik serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan berharap melalui pembiasaan dan pembinaan tersebut, para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik, keimanan, akhlak, dan keterampilan sosial yang dibutuhkan masyarakat.
Dengan demikian, pendidikan di sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi siswa yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, serta siap berkontribusi positif di tengah masyarakat Belitung.*
- person
- visibility 94
- forum 0