Sumur Mengering, Warga Air Merbau Rela Memperdalam Tanah Demi Setetes Air
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 1 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN — Terik matahari yang terus menyengat Belitung dalam beberapa bulan terakhir mulai membawa dampak nyata bagi warga. Hujan yang tak kunjung turun membuat sumber-sumber air warga perlahan mengering.
Bagi sebagian warga yang mengandalkan perige atau sumur sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari, kondisi ini tentu bukan perkara sepele. Air yang biasanya mudah didapat kini harus dicari lebih dalam.
Seperti yang dilakukan warga di Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Senin (24/8). Sumur yang mulai mengering membuat warga terpaksa melakukan pendalaman agar kembali menemukan sumber air.
Dengan kondisi sumur yang semakin dangkal airnya, warga turun tangan sendiri. Tanah digali lebih dalam dengan harapan air kembali merembes dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Hari ini kita dalamkan sumur agar ada air,” ujar Awi, warga Desa Air Merbau, Senin (24/8).
Bagi Awi dan warga lainnya, memperdalam sumur bukan sekadar pekerjaan menggali tanah. Ada kebutuhan rumah tangga yang harus tetap berjalan di tengah kemarau yang berkepanjangan.

Kondisi serupa juga dirasakan warga di sejumlah kawasan lain di Belitung. Sumur-sumur yang selama ini menjadi andalan mulai kehilangan debit airnya.
Kemarau pun perlahan mengubah kebiasaan warga. Jika sebelumnya air cukup diambil dari sumur, kini mereka harus berusaha lebih keras untuk mendapatkan sumber air yang semakin sulit.
Di tengah panas yang belum juga reda, harapan warga sederhana: hujan segera turun dan mengisi kembali sumur-sumur yang kini mulai kehilangan air.*
- person
- visibility 38
- forum 0