Wabup Belitung Serahkan Bantuan Pendidikan dari Baznas untuk Siswi Kurang Mampu di SMKN 3 Tgpandan
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 2 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN – Pemerintah Kabupaten Belitung bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Belitung menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan pelajar kurang mampu.
Wakil Bupati Belitung Syamsir menyerahkan bantuan biaya pendidikan dari Baznas Belitung kepada Siti Afifah, siswi kelas X Perhotelan 1 SMK Negeri 3 Tanjungpandan, Senin (14/9/2026).
Penyerahan bantuan yang berlangsung di SMKN 3 Tanjungpandan tersebut turut disaksikan Ketua Baznas Kabupaten Belitung Firmansyah, Kepala SMKN 3 Tanjungpandan Abdul Albar, S.Ag., serta Filzah Nadhilah, S.Pd., selaku Pengelola Koperasi SPARTA SEJAHTERA SMKN 3 Tanjungpandan.
Siti Afifah yang berdomisili di Kelurahan Parit merupakan salah satu pelajar dari keluarga kurang mampu. Ia mendapatkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp2.620.000.
Wakil Bupati Belitung Syamsir mengatakan, bantuan tersebut berawal dari proposal yang diajukan keluarga Siti Afifah. Setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, diketahui kondisi siswi tersebut memang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Alhamdulillah, hari ini kita mengunjungi salah satu anak kita yang memasukkan proposal kepada saya. Orang tuanya mengantarkan proposal dan kemudian kita cross-check ke lapangan. Memang sangat membutuhkan bantuan, bahkan dia belum punya seragam dan masih menggunakan seragam dari senior-senior terdahulu,” ujar Syamsir.
Menurutnya, bantuan dari Baznas Kabupaten Belitung menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan agar tetap dapat bersekolah dengan baik.
“Alhamdulillah hari ini difasilitasi oleh Baznas Kabupaten Belitung yang luar biasa. Hari ini kita datang ke sini dan langsung menyerahkan bantuan. Jadi tidak ada lagi istilah anak-anak kita tidak semangat untuk sekolah hanya karena tidak memiliki seragam,” katanya.
Syamsir menyebut bantuan yang diberikan tidak hanya untuk seragam sekolah, tetapi juga perlengkapan olahraga dan kebutuhan pendidikan lainnya.
Ia berharap, perhatian dan bantuan tersebut dapat menjadi motivasi bagi Siti Afifah untuk terus bersekolah dan menyelesaikan pendidikannya.
“Harapan kita supaya tidak ada lagi anak kita yang tidak semangat karena hal-hal seperti ini. Ini yang terus kita dorong karena menyangkut sumber daya manusia yang terus kita bina dan kita lengkapi semuanya, sehingga mereka bisa menyelesaikan pendidikannya untuk hari ini dan di masa-masa yang akan datang,” tuturnya.
Kepala Sekolah Apresiasi Kepedulian Pemerintah dan Baznas
Sementara itu, Kepala SMKN 3 Tanjungpandan Abdul Albar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belitung, khususnya Wakil Bupati Belitung, serta Baznas Kabupaten Belitung yang telah memberikan perhatian kepada siswanya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan Baznas sangat bermanfaat bagi siswa kurang mampu maupun bagi pihak sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belitung, dalam hal ini Wakil Bupati Belitung dan Baznas yang telah berkunjung serta memberikan bantuan kepada siswa kami yang kurang mampu. Bantuan-bantuan yang diberikan Baznas, baik saat ini maupun sebelumnya, sangat bermanfaat bagi sekolah dan para siswa,” ujarnya.
Baznas Dorong Bantuan Dimanfaatkan Maksimal
Ketua Baznas Kabupaten Belitung Firmansyah mengucapkan terima kasih kepada muzaki yang telah mendukung program Belitung cerdas dan berharap bantuan biaya pendidikan yang telah disalurkan tersebut dapat dimanfaatkan Siti Afifah secara maksimal untuk menunjang kebutuhan pendidikannya.
Ia juga berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi Siti untuk terus belajar dan tidak merasa minder dengan kondisi ekonomi keluarganya.
Bantuan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga dan sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak.
Melalui sinergi pemerintah daerah, Baznas, sekolah, dan masyarakat, diharapkan tidak ada lagi anak di Kabupaten Belitung yang harus mengubur cita-citanya hanya karena keterbatasan biaya pendidikan.*
- person
- visibility 47
- forum 0