Doa Kebangsaan Lintas Agama di Taman Makam Ksatria Tumbang Ganti Tanjungpandan: Merajut Kerukunan di Usia 80 Tahun Kemerdekaan

FKUB berharap, kegiatan ini bukan hanya mempererat tali silaturahmi antarumat beragama, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan utama bangsa

TANJUNGPANDAN – Dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Belitung menggelar Doa Kebangsaan Lintas Agama di Taman Makam Pahlawan Ksatria Tumbang Ganti, Sabtu (9/8/2025).

Acara ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan dihadiri Wakil Bupati Belitung Syamsir, Ketua DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani, jajaran Forkopimda, dan tokoh lintas agama.

Ketua FKUB, melalui sambutan yang disampaikan oleh Romo Budi Dharmapanno, menegaskan bahwa momen ini menjadi kesempatan berharga untuk seluruh umat beragama memanjatkan doa bersama demi keselamatan bangsa.

“Doa kebangsaan ini adalah momentum untuk memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menumbuhkan harmoni dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani, S.E., serta Wakil Bupati Belitung, Syamsir, S.I.Kom., turut memberikan apresiasi atas inisiatif FKUB. Mereka menilai kegiatan ini menjadi teladan nyata dalam memupuk semangat toleransi.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga nilai persatuan dan kesatuan semakin mengakar di hati masyarakat,” harap Syamsir.

Doa bersama dipimpin oleh para tokoh agama, termasuk KH. Abdul Wahid (Abah Wahid) dari Islam, pemuka agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Semua larut dalam suasana hening, memanjatkan harapan bagi kemajuan dan kesejahteraan negeri.

FKUB berharap, kegiatan ini bukan hanya mempererat tali silaturahmi antarumat beragama, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan utama bangsa.*