Home / Bangka Belitung / Doa Keselamatan, Bakar Jagung/Ikan, Sambut Malam Tahun Baru di Belitung

Doa Keselamatan, Bakar Jagung/Ikan, Sambut Malam Tahun Baru di Belitung

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Tidak seperti dua tahun sebelumnya, Warga Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merayakan malam pergantian tahun dari 2021 menuju tahun 2022 dengan lebih banyak tetap berada di rumah saja, dan tidak melakukan kegiatan atau berkerumunan.

Hal ini lantaran kegiatan dalam keramaian tidak diperbolehkan lantaran mencegah penyebaran Covid-19. Ini juga sesuai aturan pemerintah waktu masyarakat untuk melakukan aktivitas dibatasi sampai  pukul 22:00 WIB.

Karenanya, tempat hiburan atau yang biasa menggelar acara keramaian pada malam pergantian tahun ditiadakan berbagai kegiatan.
Begitu pun, di kawasan bundaran tugu satam dan halaman gedung nasional guna menanti malam pergantian tahun, menjadi tempat tongkrongan masyarakat dan membeli sejumlah makanan dan minuman, dengan tidak melebihi batas waktu kegiatan masyarakat saat PPKM level II yaitu pukul 22:00 WIB. Ketika sudah menunjukkan pukul 22.00 wib diminta untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

Memang saja, kegiatan berkerumuman ini sudah dipahami kalangan masyarakat akan dampak bila terjadi apa-apa dan menjaga keselamatan diri guna mencegah dan menghindari penyebaran covid-19.

Dan pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak terlalu bereuforia dan berlebihan dalam merayakan malam pergantian tahun, dan mengingat situasi masih berada di tengah pandemi COVID-19.
Dianjurkan masyarakat untuk merayakan malam tahun baru di rumah masing-masing.

Sebab itu, perayaan malam pergantian tahun banyak dilakukan aktivitas warga dalam rumah, seperti kegiatan bakar ikan, maupun bakar jagung. Mereka pun hanya mengajak keluarga atau teman dekat sembari mendengarkan lagu-lagu atau berkaroke di rumah guna untuk memanfatkan datangnya malam pergantian tahun baru.

Bukan hanya itu. Acara sambutan tahun baru dilakukan doa bersama, baik yang dilakukan di masjid, dan surau-surau yang ada di Belitung.
Bahkan secara perkelompok masyarakat atau komunitas warga seperti dilakukan masyarakat di pangkallalang dengan menggelar doa bersama menyambut tahun baru. Doa ini mereka lakukan untuk keselamatan, murah rezeki, dijauhkan dari marabahaya dan bencana. Semua tahun ini akan lebih baik dari sebelumnya. Selamat datang tahun 2022.*