Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Iqbal H Saputra Kembali Terpilih menjadi Ketua Dewan Kesenian Belitung periode 2023-2027, Ini yang akan dikerjakannya dalam Beberapa Waktu ke depan

Iqbal H Saputra Kembali Terpilih menjadi Ketua Dewan Kesenian Belitung periode 2023-2027, Ini yang akan dikerjakannya dalam Beberapa Waktu ke depan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN: Iqbal H Saputra kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Kesenian Belitung (DKB) periode 2023-2027 dalam Musyawarah Besar, Sabtu (14/10/2023) di Gedung Nasional Tanjungpandan. Sebelumnya Iqbal H Saputra juga telah menjabat Ketua Periode 2019-2023
Naiknya Iqbal H Saputra, diharapkan mampu mengemban amanat dari para kalangan pelaku kesenian di Belitung.

Kepada media ini, Ketua Dewan Kesenian Belitung (DKB) periode 2023-2027 Iqbal H Saputra sampaikan bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Diantaranya pengerjaan jangka pendek terutama dalam kepengurusan internal sendiri dan program kerjanya.

“Pekerjaan pertama adalah merestrukturisasi kepengurusan internal. Agar akselerasi di lapangan bisa dicapai, beberapa di antara anggota yang kurang aktif karena tanggung jawab di luar organisasi, akan disegarkan dengan anggota baru. Kemudian melanjutkan program awal di periode pertama yang terhambat karena pandemi, di antaranya menginventarisasi seniman dan karya kesenian yang ada di Belitong. Mencatat sejarah ini tentu penting untuk mendukung program Pencatatan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah yang dinilai belum maksimal dilakukan. Lalu sesuai arahan Pak Subagiyo (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Belitung), menyiapkan dokumen untuk sekretariat DKB di sisi depan Gedung Nasional,” papar Iqbal.

Sejak awal periode pertama, lanjut Iqbal, DKB sudah memposisikan diri sebagai mitra pemerintah, dalam hal ini Dindikbud. Meskipun belum berjalan maksimal, dan terasa belum terlihat kolaborasi dan elaborasi di antara keduanya, Iqbal yakin di periode kedua ini hal tersebut akan tingkatkan.

“DKB sejak awal menghidupkan dwi-fungsi seniman, sebagai praktisi dan sebagai akademisi. Praktik kesenian itu bagus, tapi kurang maksimal tanpa ada pemahaman akademis. Agar para seniman di Belitong tidak serampangan menyandang status kesenimanannya sebagai sebuah profesi. Begitu juga objek keseniannya dalam konteks kekaryaan, tidak sebatas seremonial dan fenomena gerak-bunyi-vokal-gores-visual tanpa ada pertanggungjawaban cipta rasa dan karsa,” lanjutnya.

DKB sudah menyiapkan beberapa program yang diselaraskan dengan kepentingan Pemerintah Kabupaten Belitung ke depan. Sebagai mitra pemerintah, DKB berkomitmen untuk terus berkontribusi untuk Belitong.

“Merujuk pada program jangka panjang kabupaten Belitung dan Indonesia Emas, tentu keberadaan DKB tidak bisa dianggap remeh temeh, setidaknya hal itu yang kami rasakan di periode pertama. Hal ini juga yang akan kami benahi dengan serius. Apalagi tahun ini Pemkab Belitung sedang menyiapkan RPJPD untuk jangka waktu yang panjang, 2025-2045. Ini salah satu PR penting DKB, baik dalam jangka waktu menengah maupun panjang.”

Keberadaan dan kedudukan Dewan kesenian di Indonesia bukanlah sebatas lembaga pelengkap OPD di pemerintahan. Ada garis putus-putus yang nyata, sesuai AD/ART DKB. Secara kelembagaan, DKB diresmikan secara legal melalui SK Bupati. Artinya secara legal, jelas keberadaanya, baik secara Dejure maupun Defacto. Banyak yang gagal paham mengenai kedudukan dan keberadaan DKB. Ketidakpahaman dan ketidakmampuan orang-orang ini tentu saja merugikan, bukan hanya Dewan Kesenian Belitung dan para seniman di luar DKB, tapi berimbas pada pencatatan Objek Pemajuan Kebudayaannya, misalnya dalam hal WBTB, jika kita bandingkan dengan yang ada di kabupaten sebelah. Orang-orang ini tentu merugikan dan akan menganggu banyak hal secara signifikan.

“Tentu saja mereka yang gagal paham ini harus mulai dipikirkan serius keberadaannya. Keberadaan mereka akan menghambat kemajuan seni budaya Belitong. Lebih parah lagi, mereka akan menghambat rencana strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekhnologi ke depan. Tujuan dan rencana kementerian jelas, dan terprogram sampai 2045. DKB tentu akan konsern memikirkan hal tersebut, dan terlibat aktif mengawalnya. Untuk itu, tidak mungkin jika membicarakan hal serius dan penting seperti dijabarkan di tadi, dilakukan dengan mereka yang tidak paham apa-apa, dan tidak mau berpikir serius mencari solusinya.” Tutup Iqbal dengan tegas.*

  • person
  • visibility 35
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 ASN Alih Jabatan dari JFU ke JFT di Lingkungan Kemenag Belitung

    3 ASN Alih Jabatan dari JFU ke JFT di Lingkungan Kemenag Belitung

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle sma
    • visibility 31
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Ka Kan Kemenag Kab. Belitung Drs. H. Masdar Nawawi berikan ucapan selamat kepada 3 orang ASN (Aparatur Sipil Negara) yang beralih dari jabatan JFU (Jabatan Fungsional Umum) ke dalam JFT (Jabatan Fungsional Tertentu) di lingkungan kemenag kab Belitung pada Kamis 1 April 2021. Adapun JFT yang dilantik adalah Ahmad Rizal.ST, Mega Yuniarti Indah SE, […]

  • Resmi Jabat Kepala Dinas Pariwisata Belitung, Ini Pesan dan Harapan LAMBEL

    Resmi Jabat Kepala Dinas Pariwisata Belitung, Ini Pesan dan Harapan LAMBEL

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle sma
    • visibility 32
    • 0Komentar

    TANJUNGPPANDAN: Annyta,SP, M.IL resmi jabat kepala dinas pariwisata Kabupaten Belitung, pada sebuah acara pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkab.Belitung Tahun 2022, oleh Bupati Belitung H. Sahani Saleh S.Sos, yang bertempat di Gedung Serba Guna Pemkab Belitung, pada Jumat 23 September 2022. Atas penetapannya Annyta,SP, M.IL sebagai […]

  • SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan Terima Kunjungan DPRD Beltim dari Komisi 1 dan 2

    SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan Terima Kunjungan DPRD Beltim dari Komisi 1 dan 2

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle sma
    • visibility 9
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan menerima kunjungan DPRD Kabupaten Beltim dari Komisi 1 dan 2, baru baru ini, ke SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan. Acara kunjungan tersebut dilakukan diskusi dengan Kepala Sekolah beserta perangkat pendidikan yang bertempat di SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan. Adapum rombongan dari komisi 1 dan 2 DPRD Beltim, Drs.Husaini Rasyid.M.si ( komisi 1 […]

  • Zainal Terpilih Kembali sebagai Ketua PTMSI Kabupaten Belitung Timur

    Zainal Terpilih Kembali sebagai Ketua PTMSI Kabupaten Belitung Timur

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle sma
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MANGGAR – Pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) PTMSI 2024 yang digelar di Ruang Kebugaran KONI Beltim, Zainal resmi terpilih kembali sebagai Ketua Pengurus Cabang PTMSI Kabupaten Belitung Timur untuk masa jabatan 2024 – 2028. Pemilihan ini berlangsung dengan aklamasi, di mana Zainal memperoleh dukungan penuh dari 39 suara pengurus klub dan panitia tenis meja. Zainal, yang […]

  • CICAK DAN JENDELA

    CICAK DAN JENDELA

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle sma
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Dalam sains pengetahuan kita mengenal spesies cicak atau disebut dengan platyura dalam bahasa Yunani platus artinya pipih, dan ura yang berarti ekor. Dalam kehidupan hewan sejenis cicak adalah menjadi hal yang biasa—hidup ditempat yang lazim seperti rumah² dan tempat lainnya. _____Dalam banyak tempat cicak selalu saja dalam kehidupan manusia, menempel ditembok, di dinding maupun di […]

  • SURAT PEMESANAN BARANG (PURCHASING ORDER/PO) DITINJAU DARI ASPEK HUKUM

    SURAT PEMESANAN BARANG (PURCHASING ORDER/PO) DITINJAU DARI ASPEK HUKUM

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle sma
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Di tengan hujan rintik-rintik, di akhir bulan Oktober ini, udara terasa sejuk. Dari kaca jendela telihat butir-butir air hujan, jatuh menimpa bata konblok yang tersusun rapi di halaman kantor, seperti susunan kue lapis yang sering menjadi pendamping aku bersama teman-teman minum kopi pagi, sambil bersenda gurau ketika hari libur. Pohon-pohon ketapang sedikit bergoyang-goyang tertimpa butiran […]

expand_less