Memaknai Sumpah Pemuda: Menghidupkan Kembali Semangat Persatuan Generasi Muda
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk mengingat kembali peran pemuda dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan bangsa. Ikrar yang lahir pada 28 Oktober 1928 mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu.
Namun, di era modern, semangat kepemudaan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menurunnya kepedulian sosial, perundungan, penyebaran hoaks, hingga konflik akibat perbedaan pendapat di media sosial. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, diperlukan peran bersama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Pemuda perlu diberi ruang untuk berkarya, aktif dalam organisasi, mengikuti kegiatan sosial, serta memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Memaknai Sumpah Pemuda berarti menerapkan semangat persatuan dalam kehidupan sehari-hari, menghargai perbedaan, dan berani memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Pada akhirnya, memaknai Sumpah Pemuda berarti melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui tindakan yang sesuai dengan tantangan zaman. Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh apa yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928, tetapi juga oleh apa yang dilakukan generasi muda hari ini.*)
.*) Penulis adalah Samad S.M Seorang Praktisi Pendidikan yang saat ini tengah mengikuti program S2 di Pertiba
- person
- visibility 449
- forum 0