Merajut Silaturahmi dan Rayakan Ulang Tahun Anggota STI Belitung
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 1 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN — Usai mengikuti kegiatan senam, dalam rangka momen Car Free Day (CFD), Minggu (13/9/2026) pagi, anggota Senam Tera Indonesia (STI) Kabupaten Belitung tidak langsung membubarkan diri.
Kali ini, langkah mereka berlanjut ke kediaman salah seorang anggota STI Belitung, Aida Deni, di Jalan Kembang Manis, RT 51B RW 20, Kelurahan Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan.
Bukan sekadar pertemuan biasa. Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi momen istimewa untuk merayakan hari ulang tahun Aida Deni, anggota STI Belitung yang ke-53.
Suasana penuh keakraban langsung terasa. Senyum, sapaan dan canda tawa mewarnai pertemuan para anggota STI Belitung yang selama ini rutin bertemu dalam kegiatan olahraga.
Kue ulang tahun pun menjadi kejutan sederhana. Ucapan selamat dan doa mengalir untuk Aida yang tengah bertambah usia.
Tak ada pesta mewah. Namun, kesederhanaan justru membuat suasana terasa semakin hangat.
Suasana semakin meriah ketika lagu-lagu pop dan dangdut mulai mengalun. Sesekali terdengar tawa di antara para anggota yang menikmati momen kebersamaan tersebut.
Bagi mereka, silaturahmi bukan hanya tentang berkumpul, tetapi juga menjaga hubungan persaudaraan agar tetap erat.
Hidangan rumahan seperti sayur asem, ikan asin lengkap dengan sambal serta es jeruk tersaji di tengah kebersamaan. Sambil menikmati hidangan, para anggota STI tampak asyik berbincang dan bertukar cerita.
Ketua STI Belitung, Farima Fadlie, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga kekompakan anggota.
“Hari ini kami berada di rumah Bu Aida. Setiap hari Minggu kami melaksanakan senam di acara CFD di Jalan Sriwijaya. Kebetulan hari ini kami diundang Bu Aida untuk silaturahmi ke rumahnya dalam rangka hari kelahiran beliau yang ke-53,” ujar Farima.
Menurut Farima, kesempatan berkumpul dalam suasana santai seperti ini sangat berarti bagi keluarga besar STI Belitung.
Selain dapat bertemu dan bertukar pikiran, para anggota juga bisa saling menyapa serta menikmati kebersamaan di luar kegiatan rutin senam.
“Kami sangat berterima kasih karena acara ini adalah menyambung silaturahmi kami. Kami di sini berkumpul dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.
Farima juga mendoakan agar Aida senantiasa diberikan kesehatan dan keluarga besar STI Belitung semakin kompak.
“Semoga Bu Aida sehat walafiat dan kami di STI kompak selalu,” ujarnya.
Sementara itu, Aida Deni mengaku senang dan berterima kasih atas kehadiran rekan-rekan STI yang telah meluangkan waktu datang ke kediamannya.
Di hadapan para sahabatnya, Aida juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyambutan maupun hidangan yang disajikan masih terdapat kekurangan.
“Terima kasih rekan-rekan STI yang hadir di kediaman saya pada hari ini. Mohon maaf kalau ada kesalahan. Silakan dinikmati ala kadar, makan tidak makan, yang penting kumpul,” kata Aida sambil tersenyum.
Ucapan sederhana tersebut seakan menjadi gambaran dari makna silaturahmi yang mereka bangun.
Sebab, bagi anggota STI Belitung, kebahagiaan tidak selalu harus dirayakan dengan sesuatu yang mewah. Duduk bersama, menikmati makanan sederhana, bernyanyi, bercanda dan saling mendoakan justru menjadi cara sederhana untuk merawat persaudaraan.
Di sela rutinitas dan kesibukan masing-masing, pertemuan seperti ini menjadi ruang untuk kembali mendekatkan hati.
Bagi Aida Deni, bertambahnya usia menjadi semakin bermakna karena dirayakan bersama orang-orang yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan kebersamaannya di STI Belitung.
Bukan hanya kue ulang tahun yang dibawa para sahabatnya pagi itu, tetapi juga doa, tawa dan kehangatan persaudaraan.
Karena pada akhirnya, silaturahmi bukan tentang seberapa mewah hidangan yang tersaji, melainkan tentang siapa yang hadir dan kebersamaan yang tercipta.*
- person
- visibility 50
- forum 0