Selama tiga minggu berkeliling pulau Belitung, penulis berhasil mencatat dengan baik potensi pariwisata pulau Belitung yang selama ini tersembunyi yang belum banyak diketahui. Salah satunya adalah wisata terapi kesehatan.
Obyek wisata pantai Laskar Pelangi alias Pelabuhan Bilik di desa Tanjung Tinggi, ternyata menyimpan rahasia alami. Pantai indah yang dikelilingi batu-batu besar yang tersusun rapi selama ini sekedar menikmati keindahan pantainya. Tetapi, ternyata air lautnya memiliki hasiat terapi kesehatan yang luar biasa.
Selama dua minggu, penulis berendam (mandi) di air laut Pelabuhan Bilik itu membuat tubuh penulis sehat dan bugar. Kulit jadi bersih walau sedikit agak kelam (regun, bahasa Belitong, red). Otot jadi kuat perkasa, urat dan saluran darah bagus, dan tulang jadi kuat dan sehat. Pokoknya tubuh jadi sehat dan bugar. Ternyata bukan hanya penulis yang merasakan begitu. Beberapa orang yang sengaja datang untuk terapi tubuhnya, juga merasakan demikian.
Air laut di sebalah batu besar bagian Barat, terasa betul berhasiat untuk terapi kesehatan tubuh. Sisi Timurnya seakan bisa membangun aura tubuh sehingga lebih bersahaja. Tubuh jadi sehat, bugar, dan berdahaja, setelah mandi dua minggu di laut pantai Laskar Pelangi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung mestinya bisa bekerjasama dengan Ranati, dapat mengembangkan pantai ini dengan daya tarik baru wisatawan ke Belitung. Tak hanya menikmati pantai indah, tetapi sekaligus terapi kesehatan yang mumpuni. Bisa saja pemilik Lord Inn (Ranati) bekerjasama dengan komunitas masyarakat adat Tanjong Tinggi dan Pemkab Belitung, menata sauna terapi air laut alami itu sehingga wisatawan yang datang, puas dan dapat melanjutkan terapi kesehatan tanpa diganggu dengan speedboats dan permainan lainnya. Pokoknya pantai Laskar Pelangi (Laskar Pelangi) adalah tempat mandi laut untuk terapi kesehatan. Kalangan yang terlena strock, sangat dianjurkan berendam disini.
Pengalaman penulis, berendam selama dua minggu pada sore hari. Lama mandi antara satu sampai dua jam. Lalu, jangan mandi (dibilis air tawar). Biarlah air laut mengering di badan sehingga air laut meresap pada kulit. Baru mandi, ketika berada di rumah atau hotel. Kalau perlu sehabis mandi dan mengeringkan air laut di badan, minum air kelapa muda dan panggang ikan yang tersedia di warung-warung sekitar pantai, milik masyarakat adat Tanjung Tinggi. Semoga saja mereka tidak ada yang terusir. Karena mereka adalah masyarakat adat setempat.
*Air Mineral Tinggi*
Tak hanya terapi kesehatan dengan merendam diri di pantai Laskar Pelangi, kalangan terapis bisa menikmati air bermineral tinggi, yakni air pegunungan yang banyak terdapat di beberapa Geo Park yang sekarang dilindingi oleh Unesco. Yang tercatat penulis, rata-rata geopark yang ada di Belitung memiliki sumber mata air alami atau pegunungan bermineral tinggi.
Penulis menikmati mata air alami pada dua geopark di Belitung. Geopark Gunung Tajam dan geoppark Paramunt. Keduanya memiliki sumber mata air dengan kandungan mineral tinggi yang dapat mengembalikan mineral tubuh yang saat ini amat langka didapat. Penulis meminum langsung air di Gunung Tajam sehabis mendaki. Karena harus yang luar biasa, penulis langsung terjun ke kolam dan minum sepuasnya. Penulis sudah siap, kalau tiba-tiba sakit perut akibat minum air mentah Gunung Tajam itu. Tetapi justru sebalaiknya. Haus hilang. Keesokan hari badan terasa nyaman. Biasanya penulis akan merada pegal dan linyu apalagi habis mendaki gunung dengan ketinggian 500 meter itu. Tapi, ajaib. Semua itu, tidak terasa akibat minum langsung sumber mata air alami Gunung Tajam.
Mestinya Pemkab Belitung dan paguyuban komunitas pengelola geopark Gunung Tajang dapat membuat tempat bagi wisatawan untuk dapat meminum langsung air alami Gunung Tajam. Saran penulis, buatlah semacam resto dan coffee di lereng Gunung Tajam agar wisatawan bisa menikmatinya. Resto jangan dibangun di kawasan geopark karena akan menggnggu biota. Tentu saja. Pemkab Belitung dan komunitas paguyuban geopark Gunung Tajam harus menjaga kebersihan dan keahlian sumber mata air agar tidak tercemar.
Dengan demikian, widata terapi kesehatan di Belitung akan terasa sangat spesifik, tak sekedar menikmati keindahan pantai, tetapi juga bisa menikmati menikmati terapi air laut, dan menikmati sumber mata air alami bermineral tinggi. Karena bumi pulau Belitung terkenal mengandung air bermineral tinggi. Asalkan jangan meminum air kolong (bekas galian timah). Karena penelitian yang pernah ada menyebutkan, bahwa ampas (termasuk air) tambang timah mengandung uranium dan thorium yang sangat membahayakan kesehatan. Itulah mengapa orang Belitung asli, baru berumur 40-an tahun, gigi mereka sudah habis, copot akibat meminum air yang tercemar mineral ikutan timah. Coba cek. Banyak orang Belitung masih muda sudah pakai gigi palsu. Mereka malu saja, tak mau bilang. He he he.***Oleh: Safari Ans (Wartawan Senior)


















