Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Belitung Sedang Memberi Tanda: Krisis Musim atau Krisis Tata Kelola?

Belitung Sedang Memberi Tanda: Krisis Musim atau Krisis Tata Kelola?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada sesuatu yang patut kita renungkan bersama di Belitung. Dalam waktu yang hampir bersamaan, masyarakat menghadapi kekeringan, kesulitan air, kebakaran hutan dan lahan, serta persoalan ketersediaan dan distribusi BBM.

Keempat persoalan ini memang memiliki penyebab yang berbeda. Kekeringan berkaitan dengan kondisi cuaca, kebakaran dipengaruhi kondisi lahan dan aktivitas manusia, sementara persoalan BBM berkaitan dengan kebutuhan dan distribusi.

Namun, apakah kita cukup melihat semuanya sebagai persoalan yang berdiri sendiri?
Atau justru kondisi ini sedang memberi tanda bahwa ketahanan daerah kita perlu diperkuat?

Air dan api
Air adalah kebutuhan paling dasar. Ketika sumber air mulai berkurang, masyarakat bukan hanya menghadapi kesulitan rumah tangga, tetapi juga dampak terhadap pertanian, usaha, pelayanan publik dan kehidupan sehari-hari.

Distribusi air bersih memang penting sebagai langkah darurat. Tetapi dalam jangka panjang kita perlu berbicara tentang ketahanan air Belitung: menjaga sumber air, memperbanyak tampungan air hujan, mempertahankan kawasan resapan dan memastikan pembangunan tidak mengurangi kemampuan alam menyimpan air.

Kekeringan juga meningkatkan risiko kebakaran.

Data BPBD Kabupaten Belitung mencatat 279 kejadian kebakaran hutan dan lahan sepanjang 2026 hingga awal September. Angka ini seharusnya tidak hanya menjadi statistik. Di baliknya ada lingkungan yang rusak, sumber daya yang hilang dan masyarakat yang menghadapi risiko.
Karena itu, kita perlu bergeser dari sekadar memadamkan api menjadi mencegah api.

BBM dan ketahanan energi

Persoalan BBM juga memberikan pelajaran penting. Antrean panjang di sejumlah SPBU mendorong pemerintah daerah bersama Pertamina melakukan evaluasi dan penataan distribusi.

Kita tentu menghargai langkah tersebut. Namun BBM bagi masyarakat pulau bukan sekadar kebutuhan kendaraan. BBM berkaitan dengan transportasi, nelayan, distribusi barang, UMKM dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, persoalan BBM juga perlu dilihat sebagai bagian dari ketahanan energi daerah.

Jangan sampai krisis menjadi rutinitas

Ada hal yang lebih berbahaya daripada sebuah krisis: ketika masyarakat mulai menganggap krisis sebagai sesuatu yang biasa.
Kebakaran dianggap hal biasa karena musim kemarau.
Kesulitan air dianggap biasa karena kekeringan.
Antrean BBM dianggap biasa karena kebutuhan meningkat.
Padahal setiap persoalan seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem.
Belitung tidak dapat mengendalikan musim. Kita juga tidak dapat menentukan kapan kebakaran terjadi atau bagaimana seluruh dinamika kebutuhan BBM berkembang.
Tetapi kita dapat membangun sistem yang lebih siap menghadapi semuanya.

Saatnya membangun ketahanan Belitung

Mungkin sudah waktunya kita berbicara tentang Peta Ketahanan Belitung yang menghubungkan ketahanan air, lingkungan, energi, pangan dan sosial.
Wilayah mana yang rawan kekeringan?
Di mana sumber air yang harus dilindungi?
Di mana titik rawan kebakaran?
Bagaimana sistem peringatan dini?
Bagaimana memastikan distribusi energi tetap berjalan ketika kebutuhan meningkat?
Semua itu membutuhkan data, koordinasi dan kerja bersama.
Pemerintah tentu mempunyai tanggung jawab utama. Tetapi masyarakat, dunia usaha, desa, organisasi sosial, lembaga keagamaan, akademisi dan media juga memiliki peran.

Kita tidak perlu saling menyalahkan.
Yang kita perlukan adalah gotong royong, keterbukaan informasi dan keberanian melakukan evaluasi.
Belitung sedang memberi tanda.
Bukan semata-mata untuk menjawab apakah ini krisis musim atau krisis tata kelola.
Pertanyaan yang lebih penting adalah:
Apa yang akan kita lakukan setelah melihat tanda-tanda tersebut?
Sebab daerah yang tangguh bukan daerah yang tidak pernah mengalami krisis.
Daerah yang tangguh adalah daerah yang belajar dari setiap krisis, memperbaiki sistemnya, dan memastikan masyarakat tidak menghadapi krisis sendirian.
Air harus dijaga.
Hutan harus dilindungi.
Energi harus tersedia.
Dan masyarakat harus menjadi bagian dari solusi.*

*)Oleh: Romo Budi Dhammapañño

  • person
  • visibility 32
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksa Agung Buka Kemungkinan Penerapan Hukuman Mati Bagi Koruptor

    Jaksa Agung Buka Kemungkinan Penerapan Hukuman Mati Bagi Koruptor

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle sma
    • visibility 53
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Jaksa Agung Republik Indonesia pada kesempatan briefing kepada Kajati, Wakajati, para Kajari dan Kacabjari dalam rangka kunjungan kerja di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah menyampaikan, bahwa perkara Tindak Pidana Korupsi berat memungkinkan Kejaksaan menerapkan hukuman mati bagi koruptor, berikut release yang disampaikan salah satu pejabat Kejari Belitung kepada wartawan. Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben […]

  • Halal Bihalal dan Doa Bersama Sambut Kembalinya Aktivitas Pendidikan di PAUD Terpadu Karakter Belitung Hijau

    Halal Bihalal dan Doa Bersama Sambut Kembalinya Aktivitas Pendidikan di PAUD Terpadu Karakter Belitung Hijau

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle sma
    • visibility 83
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Pasca perayaan lebaran, PAUD Terpadu Karakter Belitung Hijau meriahkan kembalinya aktivitas pendidikan dengan menggelar halal bihalal dan doa bersama. Acara yang berlangsung di PAUD Terpadu Karakter Belitung Hijau, Tanjungpandan, Jl. Keremunting Blok D1 No.85 Perumahan Billiton Regency, Desa Aik Raya, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, pada hari ini, Rabu, 17 April 2024, dihadiri oleh para siswa, […]

  • Evaluasi Triwulan II, Bawaslu Belitung Perkuat Data Pemilih dan SIPOL

    Evaluasi Triwulan II, Bawaslu Belitung Perkuat Data Pemilih dan SIPOL

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle sma
    • visibility 68
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Bawaslu Kabupaten Belitung menggelar rapat evaluasi pelaksanaan pengawasan Triwulan II Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas pengawasan serta menyusun langkah strategis menghadapi agenda pengawasan ke depan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Belitung, Rabu (15/7/2026). Rapat evaluasi dihadiri Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Belitung bersama seluruh jajaran sekretariat. Agenda ini menjadi […]

  • Shuling ke-41 di Masjid Nurul Hasanah, Dusun Petikan, Kecamatan Badau Berlangsung Khidmat, Perkuat Syiar Islam dan Silaturahmi Umat

    Shuling ke-41 di Masjid Nurul Hasanah, Dusun Petikan, Kecamatan Badau Berlangsung Khidmat, Perkuat Syiar Islam dan Silaturahmi Umat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle sma
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BADAU – Gerakan Sholat Subuh Berjamaah atau yang akrab disebut Shuling kembali digelar di Kecamatan Badau. Memasuki pelaksanaan ke-41, kegiatan kali ini berlangsung khidmat di Masjid Nurul Hasanah, Dusun Petikan, Desa Sungai Samak, Ahad (17/5/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini menjadi salah satu upaya mempererat tali silaturahmi antarumat sekaligus menguatkan syiar Islam dalam mendukung pembangunan […]

  • Ke 17 Puasa Ramadhan, Bee Moeslem Bagikan 100 pcs Takjil ke Masyarakat

    Ke 17 Puasa Ramadhan, Bee Moeslem Bagikan 100 pcs Takjil ke Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle sma
    • visibility 74
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: ke 17 puasa ramadhan, Bee Moeslem bagikan takjil ke masyarakat di depan @rumahtahfidzalaqso Jalan Jend. A. Yani Tanjungpandan, samping kantor Dinas pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung, pada kamis, 29 April 2021. Adapun menu pada hari ke 17 puasa ini sebanyak 100 pcs takjil yang dibagikan ke warga melintasi kawasan @rumahtahfidzalaqso. Dengan tak henti-hentinya Koordinator […]

  • Pasangan Isyak – Masdar Janjikan Perubahan Besar untuk Belitung: Dukungan Pusat Menguat di Kampanye Akbar

    Pasangan Isyak – Masdar Janjikan Perubahan Besar untuk Belitung: Dukungan Pusat Menguat di Kampanye Akbar

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle sma
    • visibility 84
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Gedung Nasional Tanjungpandan, Belitung, bergemuruh penuh antusiasme pada Jumat (22/11/2024), saat pasangan calon bupati dan wakil bupati Belitung, Isyak Meirobie dan Masdar (IM) dengan nomor urur 2, menggelar kampanye akbar yang dihadiri ribuan warga. Kehadiran para tokoh politik dari pusat hingga daerah mempertegas dukungan yang mengalir deras bagi pasangan ini. Sorotan utama pun […]

expand_less