MANGGAR: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur terus memperkuat fondasi demokrasi dengan menggelar kegiatan coklit terbatas (coktas) di Kecamatan Manggar, Kamis (30/4). Langkah ini menjadi bagian strategis dalam memastikan data pemilih tetap mutakhir, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan menjelang tahapan pemilu mendatang.
Kegiatan yang berlangsung secara langsung di lapangan ini dipimpin dan dilaksanakan oleh Ketua KPU Belitung Timur Marwansyah, Komisioner KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi Muhammad Thahir, Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Asrikhah, serta jajaran sekretariat.
Turut hadir pula Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belitung Timur Ihsan Jaya bersama timnya.
Fokus utama coktas kali ini menyasar dua kelompok penting: pemilih yang sebelumnya terdaftar di luar negeri serta pemilih yang telah meninggal dunia dan memiliki akta kematian resmi. Penyisiran data ini menjadi krusial untuk menjaga kualitas daftar pemilih agar tetap relevan dengan kondisi faktual.

Komisioner KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi Muhammad Thahir menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga integritas data pemilih. Ia juga menyoroti bahwa sejumlah data yang diperbarui berasal dari warga Belitung Timur yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri.
“Mereka adalah putri-putri terbaik daerah yang pernah dan sedang belajar di negara seperti Jepang dan Mesir. Ini membanggakan, tetapi dalam konteks data pemilih, statusnya tetap harus disesuaikan dengan kondisi terkini,” jelas Thahir.
Sementara itu, Ketua KPU Beltim Marwansyah menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam memastikan akurasi data pemilih. Ia menyebut kehadiran Bawaslu sebagai bentuk nyata transparansi dan akuntabilitas proses.
“Kami berkomitmen menghadirkan data pemilih yang akurat dan terpercaya. Sinergi dengan Bawaslu menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.
Di sisi pengawasan, Komisioner Bawaslu Beltim Ihsan Jaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pengawasan ketat diperlukan agar hasil pemutakhiran benar-benar valid.

“Kami memastikan setiap tahapan berjalan prosedural, transparan, dan akuntabel. Ini penting untuk menjamin kualitas hasil akhir,” tegasnya.
Melalui kegiatan coktas ini, KPU Belitung Timur berharap proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan optimal. Upaya ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan pemilu yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berintegritas tinggi di masa depan.*


















