TANJUNGPANDAN: Pemerintah Desa (Pemdes) Dukong menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) yang melibatkan seluruh unsur desa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Dukong, Min Tet, S.IP, tersebut dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, para kepala dusun, ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, dukun kampung ,pengurus bumdesa, warga desa serta Pasukan Lebah Desa yang selama ini aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk keseriusan pemerintah desa dalam mencari solusi terhadap persoalan sampah yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Desa Dukong. Selain membahas penanganan sampah, rapat juga menjadi forum untuk menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Sampah Jadi Tanggung Jawab Bersama
Dalam arahannya, Kepala Desa Dukong, Min Tet, S.IP, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah desa. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada partisipasi dan kesadaran seluruh masyarakat.
“Kami berharap seluruh unsur desa dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah di desa,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Dorong Pembentukan Perdes Pengelolaan Sampah
Salah satu poin penting yang mengemuka dalam rapat tersebut adalah rencana pembentukan Peraturan Desa (Perdes) tentang Pengelolaan dan Penanganan Sampah.
Menurut Min Tet, keberadaan Perdes sangat diperlukan sebagai landasan hukum dalam pelaksanaan berbagai program kebersihan lingkungan. Regulasi tersebut nantinya diharapkan mampu menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam melakukan edukasi, pembinaan, hingga penertiban terhadap masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.
Dengan adanya aturan yang jelas, berbagai program kebersihan dapat dijalankan secara lebih terarah, sekaligus memberikan kepastian hukum dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan desa.
Peran RT, Kadus, dan Pasukan Lebah Desa Diperkuat
Selain membahas regulasi, rapat koordinasi juga menyoroti pentingnya memperkuat peran perangkat desa dan kelompok masyarakat dalam kegiatan sosialisasi serta gotong royong kebersihan.
RT, kepala dusun, dan Pasukan Lebah Desa diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta membangun budaya hidup bersih di lingkungan masing-masing.
Langkah ini dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif sehingga upaya penanganan sampah tidak hanya bersifat sesaat, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
Perdes Harus Melalui Tahapan Sesuai Aturan
Sementara itu, Sekretaris Desa Dukong, Imam, menjelaskan bahwa pembentukan Perdes tentang pengelolaan sampah harus melalui sejumlah tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tahapan tersebut dimulai dari penyusunan rancangan peraturan, pembahasan bersama BPD, konsultasi dan penyempurnaan materi, hingga penetapan serta sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Imam menegaskan bahwa keterlibatan seluruh unsur desa sangat penting agar Perdes yang nantinya disusun dapat berjalan efektif dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Menuju Desa Dukong yang Lebih Bersih
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Desa Dukong berharap dapat memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Rencana pembentukan Perdes pengelolaan sampah diharapkan menjadi langkah strategis untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan seluruh masyarakat, Desa Dukong optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari permasalahan sampah di masa mendatang.

















