SIJUK: Di bawah langit cerah Desa Batu Itam, suasana hangat penuh kebersamaan terasa begitu kental. Halaman rumah, Kediaman Keluarga besar, Ir. H. Darmansyah Husein di Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Minggu (22/3/2026), berubah menjadi ruang silaturahmi terbuka bagi ratusan warga dari berbagai penjuru Pulau Belitong.
Momentum Idul Fitri menjadi pengikat rasa. Warga datang tak sekadar untuk bersalaman, tetapi juga melepas rindu, berbagi cerita, dan menikmati kebersamaan dalam balutan tradisi open house yang penuh kehangatan.
Sejak siang, arus kedatangan tamu tak pernah putus. Dari Belitung Timur hingga kawasan Belitung, masyarakat berbondong-bondong hadir. Senyum dan sapa akrab menjadi pemandangan yang menghiasi setiap sudut acara.

Di bawah tenda-tenda sederhana, aneka hidangan khas Belitung tersaji menggoda selera. Aroma masakan tradisional yang menguar di udara seolah menjadi bahasa universal yang menyatukan semua kalangan. Tidak ada sekat, tidak ada jarak—semua larut dalam suasana kekeluargaan.
Dalam kesempatan itu, Darmansyah Husein menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat yang hadir. Dengan penuh kerendahan hati, ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, sebuah tradisi yang tak hanya menjadi formalitas, tetapi juga bentuk ketulusan dalam menjaga hubungan antarsesama.
“Ini adalah momen untuk kembali merajut kebersamaan,” ucapnya singkat, disambut anggukan dan senyum para tamu.
Namun, kehangatan acara tak berhenti pada jamuan dan salam-salaman. Di sela-sela kegiatan, suasana semakin cair ketika masyarakat bersama sang senator larut dalam nyanyian. Lagu yang dinyanyikan bersama itu seolah menjadi simbol keakraban—bahwa di balik jabatan dan status, semua hadir sebagai bagian dari keluarga besar yang sama.
Open house ini bukan sekadar tradisi tahunan. Ia menjelma menjadi ruang pertemuan hati, tempat di mana kebersamaan dirayakan dengan sederhana namun penuh makna. Di Desa Batu Itam hari itu, Idul Fitri terasa lebih dari sekadar perayaan—ia menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kekuatan yang sesungguhnya.*

















