MANGGAR: Sebanyak 178 atlet pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs dari seluruh Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kabupaten Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, 3–4 Juni 2026.
Mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”, O2SN menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat sekaligus meraih prestasi di bidang olahraga sejak usia dini.
Tahun ini, O2SN mempertandingkan enam cabang olahraga, yaitu atletik, bulu tangkis, pencak silat, renang, panjat tebing, dan senam. Pertandingan digelar di sejumlah lokasi, antara lain Stadion Rimba Pelawan, GOR Dispora, Padepokan Silat Dispora, Kolam Renang Hotel Oasis, Arena Panjat Tebing Dispora, dan SMA Pergib Manggar.
Dari total peserta, sebanyak 58 atlet berasal dari jenjang SD/MI yang mewakili tujuh kecamatan di Kabupaten Beltim, sedangkan 120 atlet lainnya merupakan pelajar SMP/MTs yang mewakili sekolah masing-masing.
Mewakili Bupati Beltim, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Beltim, Ikhwan Fachrozi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dalam mendukung pengembangan olahraga pelajar sebagai investasi sumber daya manusia daerah.
“Pemkab Beltim memberikan dukungan maksimal terhadap kegiatan ini. Yang terpenting bukan hanya pelaksanaan lombanya, tetapi bagaimana tindak lanjut pembinaan terhadap para atlet berprestasi agar mereka terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Ikhwan.
Menurutnya, keberhasilan O2SN tidak hanya diukur dari terselenggaranya kompetisi, tetapi juga dari keberlanjutan pembinaan atlet-atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah di masa depan.
Ia juga menilai peningkatan kapasitas pelatih, juri, dan wasit menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang berkualitas.
“Ke depan olahraga akan berkembang semakin pesat dan didukung teknologi. Karena itu tidak hanya atlet yang harus berkembang, tetapi juga pelatih, juri, dan wasit agar mampu mengikuti perkembangan tersebut,” tambahnya.
Siapkan Wakil Beltim ke Tingkat Provinsi
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sabarudin, menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang kompetisi tahunan, melainkan bagian dari proses pembinaan atlet pelajar secara berkelanjutan.
Menurutnya, para juara yang terpilih untuk mewakili Kabupaten Belitung Timur pada O2SN tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan lanjutan guna meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan.
“Pembinaan pasti akan terus dilakukan. Ketika mereka berkompetisi di tingkat provinsi nanti, kita ingin mereka benar-benar siap. Jadi setelah kegiatan ini selesai bukan berarti pembinaannya berhenti,” kata Sabarudin.
Dinas Pendidikan, lanjutnya, akan melibatkan sekolah, pelatih, dan dewan juri yang kompeten untuk mendampingi para atlet selama masa persiapan menuju tingkat provinsi.
“Sekolah juga memiliki peran penting dalam pembinaan. Atlet-atlet yang menjadi juara nantinya adalah wakil Kabupaten Belitung Timur, sehingga perlu dipersiapkan secara serius agar mampu meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Selain menjadi ajang pencarian prestasi, O2SN juga berperan dalam membentuk karakter peserta didik melalui penanaman nilai sportivitas, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, serta semangat pantang menyerah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya menumbuhkan budaya hidup sehat dan aktif di kalangan generasi muda serta mempererat persahabatan antarpelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Belitung Timur.
Dengan semangat kompetisi yang sehat dan pembinaan yang berkelanjutan, O2SN 2026 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta olahraga terbaik yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Belitung Timur di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.*Diskominfo SP Beltim –



















