Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Atasi Antrean Panjang, Pemkab Beltim Bentuk Satgas Pengawasan BBM

Atasi Antrean Panjang, Pemkab Beltim Bentuk Satgas Pengawasan BBM

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGGAR — Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan BBM untuk mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU sekaligus memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi.

Satgas tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar. Pembentukannya menjadi salah satu hasil kesepakatan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Antrean BBM yang dipimpin Bupati Beltim Kamarudin Muten di Ruang Kerja Bupati, Jumat (11/9/2026).

Rapat tersebut turut melibatkan Pertamina, DPRD Beltim, Polres Beltim, TNI, serta para pengelola SPBU.
Bupati Kamarudin mengatakan pembentukan Satgas diharapkan membuat penanganan persoalan antrean BBM dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi.

“Kesepakatannya sudah diuraikan. Poin-poinnya itu. Saya sudah menunjuk Pak Wakil Bupati untuk menjadi ketua Satgas dan itu resmi,” kata Kamarudin.

Menurutnya, sejumlah kebijakan yang telah disepakati akan mulai diterapkan dan diujicobakan dalam waktu dekat. Pemkab Beltim menargetkan penataan tersebut mampu menciptakan pelayanan BBM yang lebih tertib serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Ini satu minggu ini sudah mulai, bahkan besok sudah mulai. Kita mau Belitung Timur itu tertib dan masyarakat juga nyaman. Jangan terus-terusan seperti ini,” ujarnya.

Enam Langkah Penanganan Antrean BBM
Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemkab Beltim bersama pihak terkait menyepakati enam langkah utama untuk mengatasi antrean sekaligus memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi.

Pertama, membentuk Satgas Pengawasan BBM Wilayah Kabupaten Beltim yang dipimpin Wakil Bupati Khairil Anwar. Pembentukan Satgas selanjutnya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati.

Kedua, seluruh SPBU di Kabupaten Beltim diwajibkan mulai memberikan pelayanan sejak pukul 06.00 WIB. Penyesuaian jam operasional ini diharapkan dapat memperpanjang waktu pelayanan dan membantu mengurai antrean kendaraan.

Ketiga, pengisian BBM bersubsidi hanya diperbolehkan bagi kendaraan yang memiliki barcode resmi sesuai nomor polisi (nopol). SPBU juga dilarang melayani pengisian secara berulang.

Keempat, pengaturan jam antrean kendaraan akan dilakukan secara fleksibel dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi masing-masing SPBU.

Kelima, pengamanan terpadu akan dilakukan di lokasi SPBU. Personel Polres Beltim, Satpol PP, dan unsur TNI akan dilibatkan untuk mengatur antrean sekaligus menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Keenam, Pemkab Beltim bersama kepolisian akan melakukan razia terhadap dugaan penimbunan BBM bersubsidi di tingkat pengecer. Pengawasan juga akan diperkuat melalui Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di masing-masing wilayah.

Kebijakan tersebut disusun setelah pemerintah daerah menerima berbagai masukan dari Pertamina, DPRD, kepolisian, TNI, dan pengelola SPBU mengenai kondisi antrean serta persoalan distribusi BBM bersubsidi di lapangan.

Polres Beltim Perkuat Pengamanan di SPBU

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Beltim, Kompol Fatah Meilana, mengatakan pihaknya akan memperkuat penempatan personel di sejumlah titik yang mengalami antrean panjang.

Personel akan ditempatkan di lokasi yang membutuhkan pengaturan untuk membantu mengurai antrean sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.

“Pada prinsipnya kami akan memperkuat personel di titik-titik yang banyak antrean. Kami akan melakukan ploting personel di sana untuk mengurai antrean supaya aktivitas lalu lintas tetap lancar,” kata Fatah.

Selain pengaturan lalu lintas, kepolisian juga akan menyelidiki dugaan penyalahgunaan dan penimbunan BBM bersubsidi.
Fatah menegaskan, penindakan terhadap dugaan penimbunan akan dilakukan setelah melalui proses penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran.

“Untuk razia nanti akan ada, terutama kalau ada indikasi penimbunan bahan bakar. Itu akan didalami melalui penyelidikan. Kalau ditemukan pelanggaran, tentu akan ditindak tegas,” ujarnya.

Dengan pembentukan Satgas dan penerapan enam langkah tersebut, Pemkab Beltim berharap persoalan antrean BBM dapat segera ditangani serta distribusi BBM bersubsidi berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.*Sumber: Diskominfo SP Beltim

  • person
  • visibility 34
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dialog Tim Verifikasi Lapangan Menuju Kabupaten Layak Anak Tahun 2019

    Dialog Tim Verifikasi Lapangan Menuju Kabupaten Layak Anak Tahun 2019

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2019
    • account_circle sma
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Hari ini Jumat, 10 Mei 2019, digelar acara dialog tim verifikasi lapangan di Bumi Laskar Pelangi Kabupaten Belitung menuju kabupaten layak anak tahun 2019, yang bertempat di ruang pemkab Belitung. Kegiatan acara ini dibuka secara resmi Bupati Belitung H. Sahani Saleh S.Sos yang dihadiri tim dari kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dinas instansi, […]

  • HARI RAYA IMLEK DAPAT MENGURANGI KESEPIAN

    HARI RAYA IMLEK DAPAT MENGURANGI KESEPIAN

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle sma
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Hari Raya Imlek sebenarnya adalah pesta menyambut Musim Semi di Tiongkok. Karena sebelum Musim Semi adalah Musim Dingin. Di kala Musim Dingin hampir semua jenis tanaman mati kemudian tumbuh kembali di kala Musim Semi. Mereka gembira. Lama kelamaan perayaan ini menjadi kebiasaan dan tradisi setiap tahun di Tiongkok bahkan pada tahun 2024 menjadi hari Libur […]

  • Ketua MAHASI Kab. Belitung Dukung Pemerintah Batasi Media Sosial, “Perlu Atur Penggunaan Medsos agar Tidak Merugikan”

    Ketua MAHASI Kab. Belitung Dukung Pemerintah Batasi Media Sosial, “Perlu Atur Penggunaan Medsos agar Tidak Merugikan”

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle sma
    • visibility 51
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Ketua Majelis Mahayana Indonesia (MAHASI) Kabupaten Belitung, Romo Budi Dharmañño, menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah untuk membatasi penggunaan media sosial. Dukungan tersebut didasarkan pada nilai-nilai moralitas dalam ajaran Buddha yang menekankan pentingnya menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Menurut Romo Budi, media sosial memiliki potensi besar sebagai sarana komunikasi, namun […]

  • Turnamen e-Football Mobile Pertama di Kabupaten Belitung Timur, Disambut Antusias!

    Turnamen e-Football Mobile Pertama di Kabupaten Belitung Timur, Disambut Antusias!

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle sma
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MANGGAR: Dalam upaya mengembangkan ekosistem e-sport di Kabupaten Belitung Timur, Komunitas e-Football Manggar bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur sukses menggelar Turnamen e-Football Mobile 2024. Turnamen yang berlangsung selama dua hari, dari Sabtu (31/8) hingga Minggu (1/9), berlokasi di Warung Kopi Milenium, pusat Pasar Kota Manggar. Ketua Komunitas e-Football Manggar, Naufal Safiqri, […]

  • Aksi Penyerbuan ke Markas NICA dan Penculikan Seorang Belanda

    Aksi Penyerbuan ke Markas NICA dan Penculikan Seorang Belanda

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2017
    • account_circle sma
    • visibility 34
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Upaya pejuang dari Belitung, melakukan penyerangan ke markas-markas NICA (Pasukan Militer Belanda) tak pernah berhenti demi untuk mempertahankan kemerdekaan RI khususnya di pulau Belitung. Penyerangan itu dilakukan para pimpinan pejuangan hingga kalangan para pemuda yang peduli dengan kemerdekaan. Buku Sejarah Perjuangan Rakyat Belitung tahun 1924 hingga 1950 mengungkapkan peristiwa demi peristiwa terungkap upaya para […]

  • Juhri Ajak Rekan KNPI Jaga Independensi, Wibawa &  Martabat Organisasi

    Juhri Ajak Rekan KNPI Jaga Independensi, Wibawa & Martabat Organisasi

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle sma
    • visibility 30
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Ketua DPD KNPI Periode 2001-2004 JUHRI’ S.Pd.I, S.H. ajak rekan rekan pemuda agar tetap menjaga independensi organisasi sehingga wibawa dan martabat organisasi akan tetap tampak jelas bersinar. Hal itu disampaikannya terkait tanggal 23 Juli 1973 KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) dilahirkan, 47 Tahun ikut serta membangun kepemudaan di Negeri Tercinta ini. Menurutnya, KNPI merupakan […]

expand_less