TANJUNGPANDAN: Dalam rangka menyambut peringatan Hari Kartini ke-147, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Belitung menggelar kegiatan komunikasi radio melalui Special Event Station yang melibatkan operator perempuan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini.
Kegiatan ini menugaskan dua operator utama sebagai Net Control Station (NCS) yang bertugas menerima serta mengoordinasikan komunikasi dari anggota amatir radio yang berpartisipasi, baik dari seluruh Indonesia maupun mancanegara.
Dua aktivator dari Belitung yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Sumaryati (YF4FIC) dan Eva Natalia (YF4IBC), yang merupakan anggota aktif ORARI Lokal Belitung. Selain itu, terdapat tiga orang asisten logging, yakni Arie Suparyo (YF4IFT), Masduki (YF4IDW), dan Imam Saputra (YG4FDT). Mereka bertugas mencatat seluruh stasiun yang masuk (check-in) secara teliti dan akurat, membantu operator dalam memastikan kelancaran administrasi komunikasi, serta berkoordinasi dengan panitia pelaksana demi suksesnya program Hari Kartini 2026.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 18 hingga 20 April 2026, bertempat di Sekretariat ORARI Lokal Belitung.
Ketua ORARI Lokal Belitung, Eddy Rachman (YE4FDB), kepada media pada Sabtu (18/4/2026), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Kartini. Ia menjelaskan bahwa ORARI Daerah Bangka Belitung telah mengimbau seluruh ORARI lokal, termasuk ORARI Lokal Belitung, untuk berpartisipasi dengan menyiapkan minimal dua aktivator yang melakukan kontak komunikasi ke seluruh Indonesia.
“Jadi, sudah kami siapkan aktivator. Ini merupakan agenda tahunan. R.A. Kartini adalah salah satu pahlawan emansipasi wanita yang menginspirasi kita semua. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh anggota untuk ikut meramaikan peringatan Hari Kartini,” ujar Eddy.
Sementara itu, Eva Natalia (YF4IBC) yang ditunjuk sebagai koordinator YL (perempuan) sekaligus aktivator dalam kegiatan Special Event Station 147 Hari Kartini mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Semoga ke depan ORARI Lokal semakin maju dan semakin baik,” ungkapnya.
Adapun kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang komunikasi antaranggota radio amatir, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap peran perempuan dalam berbagai bidang, termasuk di dunia komunikasi radio.















