TANJUNGPANDAN — Sebanyak 42 orang jamaah calon haji asal Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dipastikan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 30 April 2026 mendatang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Belitung, Fitriatun, mengatakan seluruh persiapan keberangkatan jamaah telah dilakukan dengan matang. Hal ini disampaikan usai rapat persiapan di Tanjungpandan, Rabu.
“Jamaah calon haji asal Belitung yang akan berangkat tahun ini ada sebanyak 42 orang,” ujarnya.
Dari total tersebut, terdiri atas 20 jamaah laki-laki dan 22 jamaah perempuan. Mayoritas jamaah berasal dari Kecamatan Tanjungpandan sebanyak 36 orang, sementara sisanya berasal dari Sijuk dua orang, Badau dua orang, Membalong satu orang, dan Selat Nasik satu orang.
Acara pelepasan jamaah dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026 di GSG Ishak Zainudin. Para jamaah akan mulai berkumpul pukul 13.00 WIB untuk mengikuti seremoni pelepasan.
Setelah itu, jamaah akan diberangkatkan menuju Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin pada pukul 14.30 WIB. Mereka dijadwalkan terbang ke Pangkalpinang menggunakan maskapai Super Air Jet pada pukul 15.45 WIB untuk kemudian menuju asrama haji.
Jamaah akan bermalam di asrama haji Pangkalpinang sebelum melanjutkan perjalanan ke Palembang pada 1 Mei menggunakan Garuda Indonesia pukul 10.35 WIB.
Selanjutnya, keberangkatan menuju Madinah dijadwalkan pada hari yang sama pukul 15.25 WIB, dengan estimasi tiba pada 2 Mei pukul 01.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Fitriatun memastikan seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah haji. Ia juga menyebutkan para jamaah telah mengikuti manasik haji sebanyak lima kali sebagai bekal sebelum keberangkatan.
“Sampai saat ini belum ada jamaah yang konfirmasi menggunakan kursi roda, namun jika diperlukan saat keberangkatan kami akan tetap siapkan,” katanya.
Ia juga mengimbau jamaah untuk menjaga kesehatan fisik dan mental menjelang keberangkatan. Menurutnya, rasa gugup menjelang keberangkatan merupakan hal yang wajar, namun harus tetap diimbangi dengan kesiapan mental.
“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” tutupnya.*



















