Bupati Beltim Resmi Tutup Kejurda Pelajar XII Babel 2025

Kejurda 2025 telah selesai, namun semangatnya akan terus menyala—menjadi energi baru bagi Beltim untuk terus melahirkan prestasi, bukan hanya di lapangan olahraga, tapi juga dalam pembangunan daerah secara menyeluruh

DAMAR : Setelah berlangsung meriah dan kompetitif, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pelajar XII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2025 resmi ditutup oleh Bupati Belitung Timur (Beltim), Drs. Kamarudin Muten, di Stadion Rimba Plawan, Kecamatan Damar, Minggu (22/6/25) sore.

Penutupan berlangsung khidmat namun penuh semangat. Dengan pemukulan beduk secara simbolis, Bupati Afa—sapaan akrab Kamarudin Muten—didampingi oleh Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Kadisbudparpora Babel Wydia Kemala Sari, Wakil Ketua II DPRD Babel Beliadi, serta tamu undangan lainnya.

Kota Pangkalpinang Juara Umum, Beltim Finis di Posisi Kedua
Momen penutupan juga menjadi ajang penyerahan piala dan uang pembinaan bagi tiga daerah teratas dalam klasemen akhir Kejurda. Kota Pangkalpinang keluar sebagai juara umum dengan raihan 34 medali emas, 22 perak, dan 27 perunggu.

Tak mau kalah, sang tuan rumah Kabupaten Beltim menunjukkan performa membanggakan dengan finis sebagai Juara Umum II, membawa pulang 29 emas, 33 perak, dan 22 perunggu. Sementara Kabupaten Belitung harus puas di posisi ketiga dengan 21 emas, 17 perak, dan 25 perunggu.

Apresiasi Setinggi-Langit untuk Semua Pihak

Dalam sambutannya, Bupati Afa menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam atas kerja keras semua pihak yang terlibat.

“Yang penting semangat itu tidak boleh padam. Kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari proses. Tapi kita semua, terutama atlet-atlet muda, harus terus diberi dukungan agar makin berkembang,” ujar Afa.

Sebagai tuan rumah, Afa juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan maupun pelayanan selama ajang berlangsung.

Kejurda Bukan Hanya Tentang Olahraga
Menariknya, Afa menyoroti bahwa Kejurda XII tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga pelajar, tapi juga membawa multiplier effect positif bagi ekonomi daerah. Kegiatan ini berdampak signifikan terhadap UMKM lokal, sektor penginapan dan perhotelan, hingga penjualan tiket dan konsumsi masyarakat.

“Saya ingin Belitung Timur terus menjadi tuan rumah kegiatan-kegiatan seperti ini. Kejurda ini membuktikan bahwa olahraga tak hanya membangun semangat kompetisi, tapi juga menjadi penggerak roda ekonomi,” tegas Bupati dari Partai PDI Perjuangan tersebut.

Menuju Kejurda Selanjutnya
Dengan suksesnya Kejurda Pelajar XII di Beltim, harapan besar kini diarahkan pada pembinaan berkelanjutan atlet pelajar di daerah. Pemerintah Kabupaten Beltim menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan sarana, prasarana, serta kualitas pelatih dan pembinaan atlet.

Kejurda 2025 telah selesai, namun semangatnya akan terus menyala—menjadi energi baru bagi Beltim untuk terus melahirkan prestasi, bukan hanya di lapangan olahraga, tapi juga dalam pembangunan daerah secara menyeluruh.*Sumber: Diskominfo SP Beltim