TANJUNGPANDAN — Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Belitung, Muhamad Turpan Amir, menyampaikan keterangan pers terkait pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (19/3/2026) di Tanjungpandan.
Dalam keterangannya, Turpan Amir menjelaskan bahwa penetapan waktu dan pelaksanaan Salat Idulfitri mengikuti maklumat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Keputusan tersebut menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah di Belitung dalam menjalankan ibadah hari raya.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini akan dipusatkan di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama berada di halaman Kompleks Perguruan Muhammadiyah Belitung, Jalan Achmad Dahlan, Desa Air Raya. Di lokasi ini, Salat Idulfitri akan dipimpin langsung oleh Muhamad Turpan Amir sebagai imam sekaligus khotib.
Sementara itu, lokasi kedua bertempat di Masjid Abdul Hadi, Jalan Munir, Desa Air Saga. Salat di tempat ini akan dipimpin oleh Raden Septa Kustiwa, yang juga dikenal sebagai pengajar di Pondok Pesantren Abdul Rachman Fachrudin.
.
Turpan Amir menambahkan, perbedaan waktu maupun lokasi pelaksanaan Idulfitri merupakan hal yang biasa terjadi. Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga sikap saling menghormati serta memperkuat persatuan dan kesatuan.
“Dengan adanya perbedaan dalam pelaksanaan Idulfitri, mari kita saling menghormati dan tetap menjaga kebersamaan,” ujarnya.


















