TANJUNGPANDAN: Rumah Adat Melayu Belitung menjadi tempat berlangsungnya Silaturahmi Ormas Keagamaan dan Kemasyarakatan Kabupaten Belitung bersama Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri. Kegiatan ini digelar pada Jumat malam 19 September 2025, dengan penuh nuansa adat dan kebersamaan.
Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu Belitung bersama Satgaswil Densus 88 AT Polri tersebut dihadiri Sekda Belitung, Marzuki yang mewakili Bupati Belitung, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kepulauan Babel AKBP Maslikan S.Sos., M.Si., didampingi Dosen Kajian Terorisme SKSG Universitas Indonesia Dr. Sapto Priyanto,M.Si, Ketua LAM Belitung Achmad Hamzah, Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Kedukunan Adat Belitung, Forum Pembauran Kebangsaan, tokoh lintas agama serta sejumlah undangan lainnya.
Adapun Kegiatan silatuhrahmi ini diawali dengan pembacaan petuah adat dari Sekretaris Lembaga Adat Melayu Belitung Ismail Mihad, dan prosesi pengukuhan adat. Selanjutnya, dilakukan penyematan selendang dan penutup kepala khas Melayu kepada tamu kehormatan, diikuti penyerahan penghargaan dari Kasatgaswil Densus 88 kepada jajaran pengurus LAM Belitung sebagai bentuk apresiasi.
Ketua Lembaga Adat Melayu Belitung Achmad Hamzah menyampaikan terima kasih atas kehadiran Satgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri bersama berbagai komponen masyarakat.
“Kebersamaan ini menjadi semangat untuk merawat kearifan lokal, mempererat persaudaraan lintas suku dan agama, serta menjaga harmoni di Belitung,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kepulauan Babel AKBP Maslikan,S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Kabupaten Belitung saat ini dinyatakan sebagai zona hijau dari potensi ancaman radikalisme dan terorisme.
“Kekuatan adat, budaya, serta toleransi masyarakat Belitung menjadi benteng yang kokoh dalam menangkal paham radikalisme. Harapan kami, semua pihak terus proaktif membangun keharmonisan dan menjaga keberagaman agar tetap dalam titik temu kebersamaan,” tegasnya.
Selanjutnya, dalam sambutan Bupati Belitung yang dibacakan Sekda Marzuki, pemerintah daerah menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah dan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta menciptakan suasana aman dan damai di Kabupaten Belitung,” katanya.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan, menjaga toleransi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan Belitung yang aman, damai, dan harmonis.
Adapun rangkaian Acara kegiatan ini, juga dilakukan makan khas Bedulang pada acara silatuhrahmi komponen masyarakat Belitung, bersama Satgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri.*


















